Minggu, 28 Juni 2009

KABUR..lanjutan dari tak kusangka

Awal mula kabur kelas 2 tsanawiyah, masih lugu banget, dan belum mengerti trik-triknya.
pertama-tama, izin tidak masuk sekolah karena sakit, sesudah dapat surat izin, tiduran dikamar akting sakit...
Begitu yang lain masuk kelas, aku langsung beraksi ganti baju dan langsung kabur lewat pintu depan gerbang...
Tak kusangka, bisa sebodoh itu...
Yang namanya kabur, harusnyakan lewat pintu atau jalan belakang!! Kenapa juga lewat pintu depan gerbang yang jelas-jelas ada penjaganya, dan yang jelas-jelas akan mengadu ke ustadz...
yah namanya juga masih polos dan lugu dalam hal ini...
Jadi begitu sampai pondok lagi, ustadz sudah menanti...ugghh..dapat hukuman minta tanda tangan ustadz dan ustadzah yang killer...ckk...ckk..ckk...
Diceramahin?? Pasti
Kapok?? enggak juga

Dua bulan kemudian.
Asyikk..baru dijenguk sama mama, dan dapat uang jajan.
Lagi banyak duit, enaknya kabur lagi nih...habis di pondok tidak ada yang menarik buat jajan atau cucimata.

Buat rencana.
Seperti biasa:izin sakit dan akting tiduran dahulu.. Selanjutnya ke kamar mandi dengan membawa ember yang didalamnya adalah pakaian ganti untuk kabur.
Sampai disini mulus dan lancar, tidak ada hambatan
Langkah berikutnya, ganti pakaian lalu menyusuri persawahan yang langsung tembus ke belakang rumah penduduk dekat pondok. Alhamdulillah lancar..batinku
Sudah keluar dari pondok dengan selamat, tinggal menunggu angkot untuk keluar dari jalan besar ini, baru naik angkot lagi yang menuju karawang, tujuan kaburku
Tidak lama kemudian, datang angkot yang ditunggu-tunggu...
Akhirnya datang juga dan tidak perlu menunggu lama, apalagi dipinggir jalan resiko ketahuan nih..
Tak Kusangka...
begitu masuk ke dalam angkot ada ustadzah...
"mau kemana Mia?" tanya beliau
"eh,,anu ustadzah..mau ke karawang"jawabku gagap
"sudah izin? koq tadi saya tidak lihat kamu ke rumah ya?"kata ustadzah lagi
(untuk izin keluar pondok harus melalui ustadz yang adalah suami dari ustadzah ini...)
"oh ya ustadzahkan tadi lagi dibelakang, jadi tidak lihat ketika saya izin"elakku dengan sangat lancar (huufff)
"ooh pantas...perginya kita bareng saja ya.."lanjut ustadzah lagi
duh..gawat.
"maaf ustadzah takutnya saya lama, karena mau ke dokter gigi terus mau telpon mama di jakarta" elakku lagi
"ooh ya sudah, kalau begitu"kata ustadzah lagi
Thanks God.. beliau percaya
Akhirnya berhasil juga sampai ke Karawang, tapi...pulangnya!!!
Tak kusangka,
aku sudah dinanti lagi oleh ustadzah dan ustadz (suaminya).
Dapat hukuman??? pasri banget.. dobel malah karena plus bohong...
Kapok??? belum juga
Tapi pengalaman adalah guru yang baik bagiku, (eehh, benar tidak ya pepatah tadi...)
Kabur-kabur selanjutnya lancar-lancar saja,
Kalaupun ketahuan...ya...sudah resiko...
hehehehe
Tapi sungguh itu adalah pengalaman yang sangat menyenangkan dan menginspirasi. Jadi ketika mencoba mengajar di smu,
Tak kusangka...aku mengalami apa yang dulu ustad dan ustadzahku alami.
Siswa-siswaku berbohong atau kabur atau menyolong waktu tuk merokok, tapi gampang banget memergoki mereka...
seperti kata pepatah "kadal kok di kadali"
hahahaha
Kadang kasihan untuk menghukum mereka..habis ingat dulu aku juga begitu...
Jadi ingat pula bagaimana telah membuat ustadz dan ustadzah shock dengan tingkah lakuku...
Akhirnya, aku berhenti mengajar SMU. Pikirku lebih enak mengajar di TK yang anaknya masih lucu-lucu dan lugu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar